Ini Tugas Kita Sebagai Calon Dokter Hewan



Pertengahan bulan April, Rabobank mengeluarkan laporan terbaru tentang industri perunggasan global, utamanya berkaitan dengan dampak penyebaran wabah avian influenza (AI) di berbagai belahan dunia. Menurut Rabobank, wabah AI yang merebak di Asia, Eropa, dan Amerika Utara bisa memengaruhi arus perdagangan global.
Seperti diketahui, sejak Februari lalu berita serangan wabah AI di berbagai belahan dunia dilaporkan ke badan kesehatan hewan dunia (OIE). Bermacam strain AI, termasuk H5N8, H5N1, H5N2, dan H5N3 dilaporkan menjangkiti sejumlah peternakan di Amerika Serikat, Kanada, Taiwan, Hungaria, Myanmar dan Vietnam. Belum lagi strain H7N9 di Cina dan H5N1 di Mesir yang belum juga teratasi hingga saat ini.
Menurut Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO), saat ini dunia harus mewaspadai beragam strain AI dan sebaran geografisnya pada unggas liar dan domestik karena beragam faktor bisa memicu strain baru dan mengancam mata pencaharian, supply makanan serta kesehatan manusia. WHO menyatakan, ragam dan distribusi geografis virus flu burung pada unggas liar dan domestik ini baru terlihat sejak para ilmuwan menggunakan metode surveillance dan alat analisa genetika yang baru. Dan badan kesehatan dunia PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) ini memberi perhatian lebih pada strain H5 dan H7, karena keduanya sangat cepat berubah dan dapat menyebabkan bermacam penyakit pada unggas. Namun strain H9N2 juga harus diawasi dengan seksama,karena bisa menjadi “donor” gen pada strain H5N1 dan H7N9. Strain ini telah menyebabkan infeksi pada manusia di Cina. Mesir juga melaporkan kasus infeksi baru strain H9N2 pada manusia.
Sejak awal tahun 2014, badan kesehatan hewan dunia telah mencatat 41 wabah H5 dan H7 pada unggas yang melibatkan tujuh virus berbeda di 20 negara di Afrika, Amerika, Asia, Australia dan Timur Tengah. Beberapa di antaranya merupakan virus baru yang muncul dan menyebar pada unggas beberapa tahun terakhir. Beberapa virus hanya menginfeksi unggas liar.

Sumber : Elis Helinna (Majalah Poultry)

Comments

Popular posts from this blog

FESTIVAL HARI AYAM DAN TELUR 2017

Beternak Burung Murai